BUKTI ALAM RAYA CIPTAAN TUHAN

Dalil Aqli( Akal ) Adanya sang pencipta adalah Barunya Alam ini(tadinya ga ada kemudian ada). Di dalam pembahasan Barunya Alam,ada 7 ketetapan yang di sebut dengan MATHOLIB, SAB,AH yaitu :

1.Ziida : perkara/barang tambahan yang mengikuti jirim atau di sebut dengan arod atau sifat  dan ini dimiliki oleh semua benda yg ada dialam raya. Jadi semua benda yg ada di alam raya ini pada dasarnya semua tersusun antara benda dan sifatnya. contoh sifat;
: gerak, diam, sakit, besar, kecil, sehat, sakit, gembira, sedih …dsb

2.Maqooma : tidak bisa berdiri sendiri / tidak mandiri.
semua arod atau sifatnya benda itu tidak ada satupun yg bisa berdiri sendiri. Separti ;

gerak,diam,sakit, sehat,besar,kecil tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada benda/dzatnya nya.

3.Maantaqola : tidak berpindah
sebuah sifat itu tidak bisa berpindah dari satu benda ke benda yg lain. seperti;

sehat yg ada pada tubuh si “A” tidak bisa pindah  ke tubuhnya si “B” yg sakit begitu juga sebaliknya sakit dan sehatnya si “A” tetap pada si A,begitu juga dengan si “B”. Tidak bisa sakit pada org dipindah ke kambing yg sehat terus sehatnya kambing dipindah ke tubuh org.

4.Maakaminaa : Tidak bersembunyi.
: ketika tubuh si “A” terdiam kemudian bergerak, kemanakah diam yg tadi ada pada tubuhnya ?.. apakah apakah diam itu bersembunyi didalam tubuh yg bergerak?..
ketika tubuh si “B” diam ,gerak yg tadi ada pada tubuhnya ke mana ?..apakah geraknya bersembunyi didalam tubuh yg diam?.. JAWAB;
ketika si “A” bergerak ,diamnya yang sebelum si “A” bergerak itu hilang atau tiada, hilang beserta tubuh/dzatnya. jika di contohkan pada diannya tubuh” berarti diamnya si “tubuh” telah hilang beserta “tubuhnya”. Jika motor menempat pada bumi,bumi pada galaxy ,semuanya pun ikut hilang.Begitu sebaliknya ketika si “B” diam,gerak yang tadi sebelum si “B” diam itu hilang beserta tubuh/dzatnya .Dan di mana si jirim”B”menempat juga ikut hilang menjadi jirim dan Arod/sifat yang baru.

5.Maanfaakka : Tidak bisa lepas.
ketika kita berbicara Arod seperti diam, gerak,sakit,sehat pasti di lanjutkan pertanyaan dengan geraknya siapa ?..diamnya apa ? siapa yang sakit ?../dia sudah sehat .ini menunjukan arod tidak bisa lepas dari pada jirimnya. selalu bergandengan, hilang satu maka hilang pula yg lainnya.

6.La’udma qodiima : tidak ada ‘adam pada yg Qodim.
segala sesuatu yang berubah tidak bisa di sebut qodim! Dari gerak menjadi diam,dari malam menjadi pagi,dari sehat menjadi sakit ,hal ini menunjukan perubahan .tiap2 yang berubah adalah baru, tiap tiap yang baru asalnya tidak ada, dari tidak ada menjadi ada .Dan segala sesuatu yang pernah tiada adalah Bukan Qodim.

7.Laakhinaa : Tidak ada permulaan pada Qodim.
kalo kita sudah melihat perubahan dari sifat yg satu berganti pada sifat yg lain maka akan kita pastikan bahwa perubahan itu pasti ada permulaannya. jika di tanyakan ‘duluan mana antara jirim & Arod ? / duluan mana si gerak sama bendanya ?..Allah Swt menciptakan jrim & arod adalah Mulajamah(bergandengan) tidak saling mendahului. jika sesuatu itu telah digandengkan leh ALLAH kemudian berubah maka pasti dari ada  kemudian menjadi tiada dan tidak berubah dgn sendirinya tapi ALLAH meniadakannya. maka pasti sesuatu yg mengalami ketiadaan itu bukan Qodim. Kemudian ALLAH munculkan sifat yg baru sebagai pengganti maka pasti dia bermula didalan wujudnya. Setiap yg bermula maka itu bukan Qodim alias pasti BARU.

Referensi : Kifayatul Awam – Syekh Muhammad Alfudholi

Kalau di Amati secara seksama,menurut penulis pembahasan tentang matholib sab’ah ini membahas 3 dalil barunya jirim dan 4 dalil tentang barunya si Arod.
Dalilnya jirim baru;
1. Ziida
2. Manfakka
3. Lakhina
Dalil arod itu baru;
1. Maqooma
2. Maantaqola
3. Makaminaa
4. La’udma qodima

Semoga bermanfaat.

Tentang Daarulmajaadzib

KAJIAN STUDI TAUHID - Membangun Manusia yang Berketuhanan Yang Maha Esa Seutuhnya
Pos ini dipublikasikan di Tauhid. Tandai permalink.

4 Balasan ke BUKTI ALAM RAYA CIPTAAN TUHAN

  1. adjiedidy berkata:

    Kayaknya penjelasan antum kurang lengkap dan agak sukar dipahami. Untuk lebih melengkapi sebelum ke kitab dasuki, sebaiknya baca dan pelajari kitab RISALAH AWWAL dan kitab RISALAH TSANI yg diterbitkan oleh PONPES ATTAUHIDIYAH GIREN TALANG TEGAL JAWA TENGAH.

    • Daarulmajaadzib berkata:

      syukron kang atas komentarnya. memang makna tauhid itu tidak bisa hanya dengan modal membaca saja tapi butuh juga didiskusikan bersama guru atau teman yg bisa memberikan penjelasan secara gamblang. kitab risalah awal itu terjemah dari kitab2 tauhid yg tertulis dgn bahasa arab. kalo saya hanya baca saja mungkin saya juga akan kesulitan memahaminya. jadi pembahasan menjadi pokok dalam memahami makna tauhid bukan dari kitab2 tertentu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s